Tampilkan postingan dengan label Tugas SoftSkill 1. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tugas SoftSkill 1. Tampilkan semua postingan

Jumat, 24 Mei 2013

Prototyping (Rapd Prototyping,Dimensi Prototyping,Terminologi dan Metode Rapid Prototyping)



Prototyping adalah proses pembuatan model sederhana software yang mengijinkan pengguna memiliki gambaran dasar tentang program serta melakukan pengujian awal. Prototyping memberikan fasilitas bagi pengembang dan pemakai untuk saling berinteraksi selama proses pembuatan, sehingga pengembang dapat dengan mudah memodelkan perangkat lunak yang akan dibuat.
            Rapid prototyping adalah model proses pembangunan perangkat lunak yang tergolong dalam teknik incremental (bertingkat). RAD menekankan pada siklus pembangunan pendek, singkat, dan cepat. Waktu yang singkat adalah batasan yang penting untuk model ini. Rapid application development menggunakan metode iteratif (berulang) dalam mengembangkan sistem dimana working model (model bekerja) sistem dikonstruksikan di awal tahap pengembangan dengan tujuan menetapkan kebutuhan (requirement) user dan selanjutnya disingkirkan. Working model digunakan kadang-kadang saja sebagai basis desain dan implementasi sistem final
            Kelebihan Model RAD
      - Setiap fungsi mayor dapat dimodulkan dalam waktu tertentu kurang dari 3 bulan dan
dapat dibicarakan oleh tim RAD yang terpisah dan kemudian diintegrasikan sehinnga
waktunya lebih efesien
       - RAD mengikuti tahapan pengembangan sistem sepeti umumnya, tetapi mempunyai
kemampuan untuk menggunakan kembali komponen yang ada (reusable object)
sehingga pengembang pengembang tidak perlu membuat dari awal lagi dan waktu
lebih singkat.
  1. Membeli sistem yang baru memungkinkan untuk lebih menghemat biaya ketimbang mengembangkan sendiri.
  2. Proses pengiriman menjadi lebih mudah, hal ini dikarenakan proses pembuatan lebih banyak menggunakan potonganpotongan script.
  3. Mudah untuk diamati karena menggunakan model prototype, sehingga user lebih mengerti akan sistem yang dikembangkan.
  4. Lebih fleksibel karena pengembang dapat melakukan proses desain ulang pada saat yang bersamaan.
  5. Bisa mengurangi penulisan kode yang kompleks karena menggunakan wizard.
  6. Keterlibatan user semakin meningkat karena merupakan bagian dari tim secara keseluruhan.
  7. Mampu meminimalkan kesalahan-kesalahan dengan menggunakan alat-alat bantuan (CASE tools).
  8. Mempercepat waktu pengembangan sistem secara keseluruhan karena cenderung mengabaikan kualitas.
  9. Tampilan yang lebih standar dan nyaman dengan bantuan software-software pendukung.
Kelemahan RAD model :
1. Untuk proyek dengan skala besar, RAD membutuhkan sumber daya manusia yang cukup untuk  membentuk sejumlah tim RAD.
2. RAD membutuhkan pengembang dan pemakai yang mempunyai komitmen untuk melaksanakan aktivitas melengkapi sistem dalam kerangka waktu yang singkat.
3. Akan menimbulkan masalah jika sistem tidak dapat dibuat secara modular.
4. RAD tidak cocok digunakan untuk sistem yang mempunyai resiko teknik yang tinggi.
Dimensi Prototype
·         Dalam hal ini terdapat beberapa dimensi Prototype yaitu :
penyajian, lingkup, executability dan maturation.
·         Langkah menggunakan Metode Komputer, yaitu :
Menirukan lebih banyak kemampuan sistem.
- Pada umumnya hanya baru beberapa aspek atau fitur
- Dapat berpusat pada lebih banyak detail
- Bahaya: Para pemakai jadi lebih segan untuk menyarankan  perubahan sekali ketika mereka melihat prototype yang lebih realistis.
Konstruksi teknis pada Terminologi Prototype yang digunakan sebagai media interaksi manusia dan komputer.
1.Prototype Horisontal
- Sangat luas, mengerjakan sebagian besar interface, tetapi tidak mendalam
- Mencakup seluruh antarmuka pengguna namun tanpa fungsi pokok, berupa simulasi dan  belum dapat digunakan untuk melakukan pekerjaan yang sesungguhnya
- Misal, pengguna dapat mengeksekusi seluruh navigasi dan perintah pencarian, tapi tanpa memanggil informasi real.
- Mengurangi level fungsionalitas, tetapi semua fitur ada.
2.Prototype Vertikal
- Lebih sedikit aspek atau fitur dari interface yang disimulasikan, tetapi dilaksanakan dengan rincian yang sangat baik
- Mengandung fungsi yang detail tapi hanya untuk beberapa fitur terpilih, dan tidak pada keseluruhan sistem
- Misalnya dalam sistem informasi penerbangan, pengguna dapat mengakses suatu basisdata dengan data real dari penyedia informasi, tetapi tidak untuk keseluruhan data
- Mempunyai performans lebih rendah dibanding sistem final
- Tidak dalam jaringan
Metode Rapid Prototyping
Metode prototype melibatkan user secara langsung dengan analisis dan perancangan, sangat efektif untuk pengoreksian sistem. Prototype merupakan sistem yang berjalan (bukan hanya sekedar ide diatas kertas) yang dibangun untuk menguji ide dan asumsi mengenai sistem. Sama halnya seperti sistem berbasis komputer, yang berisi software yang berjalan yang menerima input, menampilkan kalkulasi dan menghasilkan output tercetak maupun tampilan informasi atau menampilkan aktivitas penting lainnya.Rancangan dan informasi yang dihasilkan di evaluasi oleh user, akan lebih efektif jika digunakan data dan situasi yang sesungguhnya. Perubahan sangat diperlukan hingga sistem digunakan.Secara umum analis sistem menetapkan prototype menjadi metode yang paling tepat untuk dilaksanakan jika :
  1. Belum ada sistem dengan karakteristik yang sama dengan sistem yang diajukan
yang pernah dikembangkan oleh pengembang.
  1. Fungsi utama dari sistem hanya diketahui sebagian, selebihnya tidak teridentifikasi melalui analisis kebutuhan.
  2. Pengalaman dalam menggunakan sistem yang secara signifikan ditambahkan kedalam daftar kebutuhan yang harus dipenuhi oleh sistem.
  3. Versi alternatif dari sistem yang akan dikembangkan melalui pengalaman dan pengembangan tambahan dan perbaikan fitur.
  4. Pengguna user ikut berpartisipasi dalam proses pengembangan.                                                                                                                                                                                                                                       Sumber                                                                                                              http://www.informaticse.com/2012/02/metode-prototyping.html

Jumat, 19 April 2013

Mengapa & Apa itu IMK ?

Assamalualaikum Wr'Wb

Tentu kalian sering dengar orang berbicara tentang IMK dan membuat kita penasaran apa itu IMK dan apa si fungsinya IMK tentu itu membuat kita bingung bukan,langsung aja kita Cari tahu penjelasannya di blog saya ini Monggo :D


Mengapa & Apa itu IMK ? 
IMK ( Interaksi Manusia dengan komputer ) atau dalam bahasa inggris di sebut HCI ( Humen Computer Interface ). IMK adalah bidang studi yang mempelajari tentang bagaimana manusia dapat berinteraksi dengan komputer. IMK focus mempelajari tentang perancangan dan evaluasi interface pemakai atau yang biasa disebut dengan user friendly ( tampilan komputer yang memabantu manusia).


Mengapa kita perlu Mempelajari IMK ?
Karena dapat Menghemat waktu untuk mengerjakan pekerjaan yang rumit misalnya pekerjaan hitungan seperti laporan keuangan dan juga Menghemat tenaga, karena manusaia mengendalikan komputer untuk melakukan tugas yang berulang seperti menginput transaksi pembelian tanpa menulis ulang setiap transaksi itu semua merupakan contoh sederhana mengapa kita perlu mengetahui apa itu IMK.



Lalu siapa saja yang terlibat dalam IMK.? Yang terlibat di dalam IMK adalah orang-orang yang bekerja di bidang IT. Programmer dan para pemakai komputer. Karena studi tentang IMK berfokus pada desain tampilan ( display komputer ) yang dapat membatu user dalam menggunakan komputer.
konsep dasar IMK adalah :
1.Untuk membantu dari Segi kemudahan penggunaan
2.Untuk membantu dari Segi keindahan
Dari konsep dasar IMK tersebut tentu akan menghasilkan sebuah Tujuan antara lain;
1. menghasilkan sistem yang dapat di gunakan (Usable)
2. Memiliki manfaat (Useful)
3. Ramah terhadap pengguna (User Friendly)

Jadi dapat kita ambil kesimpulan bahwa IMK dalam kehidupan manusia saling berketergantungan dalam kehidupan karena tanpa IMK manusia akan sulit untuk bisa memanfaatkan teknologi yang ada dimana teknologi itu sendiri dapat mempermudahkan manusia dalam kehidupan sehari-hari dan juga dalam imk juga memiliki suatu konsep dimana imk dapat menghasilkan suatu sistem yang bermanfaat dan dapat digunakan oleh semua pengguna.

Wassalamualaikum Wr'Wb

Sumber :
Dewey.Petra.ac.id
Santoso.Insap; Interaksi Manusi & Komputer : Teori dan praktek,Andi Offset,Yogyakarta 2004